Tips Beternak Burung Parkit (ocehankenari) -Burung parkit yang dikenal lucu serta dapat jinak ini nyatanya memeliliki katakter atau temperamen condong liar sebagaimana pada umumnya type burung lain. walau telah sukses dijinakkan perawatan berbentuk pemberian kasih sayang terus dikerjakan terus-terusan dengan langkah berikan makanan dengan segera di tangan. bila tidak atau kita biarlah saja mereka makan di wadah pakan saja untuk sekian waktu yang lama maka karakter alaminya dapat nampak lagi dengan kata lain jadi liar kembali. 

Ada sedikit tips untuk burung parkit yang paling disayangi yang dulu jinak lantas kembali liar yakni kita dekatkan/kumpulkan dengan burung parkit yang jinak. umumnya burung yang dulu jinak dapat lebih gampang tenang serta beradaptasi segera dengan teman-temannya. karakter hidup yang senang berkoloni mendorong type paruh bengkok mungil ini gampang berbaur dengan grupnya. 

Demikian si parkit ini tenang berarti tidak biyayakan atau terbang ke sana kemari dikarenakan ketakutan maka sistem penjinakan jadi lebih gampang. 

Budidaya burung parkit 
Budidaya burung parkit tidaklah terlampau sulit. seandainya tahu tahapan-tahapan tersebut maka tingkat keberhasilannya makin tinggi. biasanya dikarenakan langkah pembudidayaan selakukan dengan apa ada hingga akhirnya kurang memuaskan. 

Yang butuh di perhatikan didalam proses budidaya yaitu seperti berikut : 

1. Rencana mutu atau jumlah hasil produksi burung parkit. 
Apabila yang ditarget yaitu mutu maka perjodohan butuh seleksi spesial dari peternak burung parkit. dikarenakan untuk memperoleh pasangan burung parkit yang telah cocok ini gampang-gampang sulit. umumnya mereka pilih-pilih pasangan. nah bila kita yang memilihkan disinilah dituntut kesabaran. terkadang yang kita pasangkan tidak ingin akur. apabila yang ditarget yaitu jumlah maka itu dapat diabaikan dengan langkah membiarkan parkit menentukan pasangannya sendiri di kandang perjodohan masal. 

2. Cermati usia parkit yang dapat diternakan. 
Usia parkit yang telah masak kelamin lebih kurang 90 hari. lantas penentuan usia parkit umur produktif amat memastikan juga untuk kesuksesan budidaya burung parkit ini. 

3. Seleksi sexing ( penentuan type kelamin parkit ). 
Dulu ada seorang yang menjodohkan parkit yang disangka satu pasangan ( jantan serta betina ) dikarenakan beli di pasar burung serta pesan ke pedagang burung parkit beli satu gunakan. namun nyatanya sampai sekian lama tidak memberikan pasangan parkit tersebut berjodoh, terlebih bertelur atau berkembang biak. usut mempunyai usut nyatanya pasangan parkit yang dibelinya keduanya sama jantan. sepintas burung parkit dari postur pada jantan serta betina nyaris sama. namun yang dapat membedakan jelas apabila parkit telah dewasa yaitu warna kebiruan pada tonjolan hidung burung parkit jantan. tengah betina condong berwarna semu putih. 

4. Ukuran kandang mesti sesuai dengan populasi pasangan parkit apabila di kerjakan dengan penangkaran masal. 
Kelebihan sistim ini yaitu cost kandang tambah lebih murah serta praktis. namun kelemahannya yaitu jika di antara burung sakit maka dapat gampang menular pada parkit yang lain. hingga berlangsung kematian masal. 


5. Penentuan type pakan juga mesti di perhatikan. 
Upayakan beli pakan yang betul-betul diisi. ada kalanya di penjual pakan jual stock dagangan yang terlampau lama hingga banyak isi bijian tersebut kosong/kopong. lantas tentukan biji-bijian yang berbobot supaya dapat berikan nutrisi yang cukup untuk burung parkit. extra fooding berbentuk kecamba, jagung muda maupun sayuran juga dapat diberikan. 

6. Grid/asinan atau batuan meniral juga butuh disiapkan untuk menolong pencernaan burung parkit. 
Asinan dapat di bisa dari tumbukan batu bata merah, genteng maupun kulit sotong. 

7. Kesehatan burung parkit akan punya pengaruh pada perkembangbiakan. 

8. Janganlah lupa kebersihan kadang/sangkar tidak kalah mutlak. 

9. Cermati pencahayaan serta sirkulasi hawa. 
Parkit amat memerlukan sinar matahari, kurang pas di area lembab, jauhkan dari area memasak( janganlah terkena asapnya ). bila terlampau lembab parkit condong gampang mencret. sirkulasi hawa untuk buang virus apibila ada parkit terkena penyakit maka parkit lain tidak tertular. 



-->
 
Top