Burung branjangan terhitung di antara type burung berkicau serta passerin ( petengger ) yang dapat menirukan nada burung lain dengan amat baik, walau sebenarnya nada burung branjangan cuma terdiri dari tiga potongan lagu utama, yaitu “cek”, “tit” atau “cik” serta “tir”. 

Karakter 
Burung branjangan dapat terbang di area ( hovering ) sembari berkicau, di mana kekuatan ini cuma dimiliki oleh burung branjangan serta tidak dimiliki oleh burung lain. 
Burung ini lebih senang jalan atau lari dibanding dengan beralih atau meloncat dari satu ranting ke ranting yang lain. 

Disamping itu burung ini lebih senang ada di permukaan tanah dengan bertengger di batu dari pada bertengger di ranting pohon. keunikan burung ini yaitu senang bermain dengan debu atau tanah. 

Di alam bebas burung branjangan senang berkicau sembari terbang membumbung tinggi ke atas sampai tidak tampak lantas tiba-tiba menukik ke bawah. 

Burung ini dapat berkicau merdu sembari terbang tinggi dengan vertikal untuk memikat perhatian branjangan betina, umumnya perihal ini berlangsung saat tengah birahi atau pada musim kawin. 

Habitat 
Burung branjangan datang dari benua afrika serta asia. di indonesia burung ini kerap ditemukan di pulau jawa, kalimantan selatan, papua, bali serta nusa tenggara. 

Burung ini amat suka tempat yang kering layaknya tanah yang gersang, stepa, rumput, gunung pasir, serta lokasi berbatu karang. 

Umumnya burung branjangan kerap nampak serta bikin sarang di bebatuan atau tempat-tempat yang kering bila musim petik kedelai atau musim tebu telah tiba di jawa. 

Beberapa petani tebu pastinya dapat berasumsi nada kicauan burung branjangan sebagai sesuatu hiburan di kebun tebu. 

Makanan 
makanan alami dari burung branjangan yaitu biji-bijian, padi, pucuk tanaman muda, serta serangga. 

Jenis 
Burung branjangan terhitung burung tanah atau burung semak kecil yang periang yang dikenal dengan arti asing “bushlark”. 

Burung branjangan yang baik umumnya datang dari jawa, terlebih dari jateng ( kali ori serta petanahan ) serta jogja ( tempat wates ). tetapi sayangnya belakangan ini cukup sukar untuk mendapatkan branjangan jawa di pasaran. 

Type burung branjangan yang banyak beredar di pasaran umumnya branjangan yang datang dari sumatera atau nusa tenggara. Di pulau jawa, burung branjangan dapat dibagi didalam sebagian tempat penyebaran, layaknya jawa barat, jateng, serta jawa timur. 

Untuk tempat jawa barat burung branjangan sebagai favorit pengagum burung yaitu branjangan yang datang dari tempat sapan. Mirafra javanica adalah di antara type burung branjangan yang sangat populer. burung branjangan mempunyai banyak kerabat terhitung didae dengan 75 type didalam kerabatnya.
reproduksi 

Musim kawin dari burung branjangan berlangsung pada bln. maret sampai september, namun periode puncak perkawinan berlangsung pada bln. maret sampai bln. agustus. 

Burung branjangan cepat sekali lakukan perkawinan serta apalagi dapat bertelur tiap-tiap bln. sekali. 

Ciri burung branjangan : 

  • Mempunyai postur badan yang agak besar, yakni 12-13 untuk branjangan dari tempat sapen, 12-14 untuk branjangan dari jateng serta 10-12 untuk branjangan dari nusa tenggara. 
  • Mempunyai mental yang baik. 
  • Mempunyai volume nada yang melengking keras serta beragam. 
  • Mempunyai corak atau warna bulu yang gelap serta menarik ( tampak layaknya batik ). branjangan dari tempat sapan mempunyai pola warna yang lebih gelap dari pada branjangan dari nusa tenggara.
  • Sepintas tampak layaknya burung gereja. 
  • Warna bulu dibagian pinggir ekor lebih muda. 

Langkah membedakan branjangan jantan serta betina 
Ciri jantan : 

  • Mempunyai bulu yang tidak tipis serta berwarna coklat yang agak tajam. 
  • Mempunyai warna paruh hitam mengkilat. 
  • Paruh sisi bawah tampak terang atau putih. 
  • Mempunyai jambul yang agak panjang. 
  • Mempunyai nada kicauan yang beragam serta tidak terputus-putus. 
  • Bila bersua burung sejenis burung ini dapat tampak lebih gagah serta dapat nampak jambul yang agak panjang di kepalanya. 

Ciri betina : 

  • Mempunyai warna bulu yang kusam. 
  • Mempunyai jambul yang agak pendek. 
  • Mempunyai nada kicauan yang monoton serta terputus-putus. 
  • Paruh sisi bawah tampak hitam, gelap atau kecoklatan. 

Memilih burung branjangan : 

  • Mempunyai wujud fisik atletis.
  • Mempunyai badan serta ekor yang panjang. 
  • Mempunyai sorot mata yang tajam ( tunjukkan petarung ). 
  • Mempunyai bulu yang lembut seperti sutra. 
  • Mempunyai wujud paruh yang tampak layaknya burung gelatik tetapi agak bengkok sedikit ke bawah.

 
Top