Tips Menghindari Sangkar Burung dari Semut
semut rangrang
Tips Menghindari Sangkar Burung dari Semut | Ocehan Kenari -Semut juga jadi momok untuk sahabat kicaumania, termasuk juga beberapa penangkar burung berkicau. Banyak masalah dimana burung terluka atau mungkin mati digigiti semut, karena sangkar tak di beri perlindungan spesial. Hal semacam ini pasti menyebalkan, terlebih semut sukai main keroyokan serta sering menyerbu kandang/sangkar dalam koloni yang sangatlah banyak. Untuk menghindarnya, silahkan simak panduan membuat perlindungan sangkar burung dari serangan semut.

Banyak langkah mengusir semut yang mengganggu kandang penangkaran, namun cuma sebagian saja yang di rasa aman untuk burung piaraan di dalamnya.

Tidak sama dari pencegahan semut yang menyerang kandang aviary, sangkar harian rata-rata telah dilengkapi peralatan spesial untuk menghindar hadirnya semut. Sayangnya, ada banyak kicaumania yang pernah memakai hal semacam ini, serta menganggapnya tidak kian lebih sebatas aksesori sangkar.

Tips Menghindari Sangkar Burung dari Semut
mangkok diberi minyak atau oli bekas
Peranti yang disebut yaitu benda berupa seperti mangkok yang ada di posisi teratas dari gantungan sangkar. Manfaat mangkok itu yaitu menaruh beberapa bahan yang dapat menghindar kehadiran semut.

Beberapa besar dari kita kerap membiarkan benda itu apa yang ada. Alhasil, sangkar burung juga tak terproteksi dari semut yang setiap saat datang serta menyerang sangkar.

Lantas, bagaimanakah kita berikan perlindungan pada sangkar burung? Terdapat banyak jenis langkah yang dapat dikerjakan, diantaranya :
  • Menempatkan kapas yang dibasahi minyak goreng pada mangkok yang ada di gantungan sangkar.
  • Menempatkan kapas yang digabung oli (gemuk) pada mangkok yang ada di gantungan sangkar.
  • Mencampurkan kapas serta bedak/baking powder, lantas meletakkannya pada mangkok yang ada di gantungan sangkar.
Pemakaian kapas disini mempunyai tujuan supaya minyak, oli, atau mungkin tepung tak gampang menetes, dan bedak/baking powder tak gampang habis lantaran tertiup angin. Dengan demikian, bahan dapat bertahan kurun waktu lebih lama (awet).

Terkecuali memakai beberapa bahan itu, hal terutama yang tidak bisa dilupakan yaitu senantiasa melindungi kebersihan sangkar. Bila sangkar senantiasa kotor oleh sisa-sisa pakan seperti buah, bijian, atau mungkin kroto, hal itu dapat mengundang kehadiran semut untuk bertandang ke sangkar.

Walau sangkar sudah dibikin bersih dari bekas pakan, kadang-kadang aroma serta ampasnya masih tetap melekat dibagian basic serta jeruji sangkarnya. Hal semacam itu juga dapat mengundang kehadiran semut.

Post a Comment

 
Top