Header Ads

Tips Budidaya Jangkrik


 Tips Budidaya Jangkrik
  
Tips Budidaya Jangkrik | Ocehan Kenari -Budidaya burung saat ini memanglah tengah marak, maka hasrat jangkrik untuk diantara makanan burung juga meningkat. dengan itu maka prospek budidaya jangkrik semakin cerah dengan tingginya hasrat bisa hasrat jangkrik di market, karena banyak tempat yang kekurangan bisa pasokan jangkrik untuk pakan ternak burung. disini saya bisa berikanlah sedikit tentang langkah ternak jangkrik, semoga bermanfaat.

Step awal di dalam budidaya jangkrik yakni persiapan kandang. Maksud hal semacam ini yaitu :
  • Jangkrik bebas dari pemangsa
  • Mudah untuk mengontrol kondisi dan perubahan jangkrik setiap waktu.
  • Buat jadi kandang yang nyaman untuk jangkrik,
  • Optimis aliran udaranya bagus,
  • Memudahkan pada saat pemanenan.
  • Jangan sampai terkena sinar matahari segera.
Pada  pembuatan, bahan dan bentuk kandang jangkrik yang dibutuhkan ini :
  • Triplek
  • Paku kecil
  • Kayu kaso kecil/kayu reng
  • Lem kayu
  • Lakban coklat yang besar (ukuran 44 mm)
  • Jangan sampai lupa siapkan gunting, gergaji serta lain-lain
Cara pembuatan kandang jangkrik : 
  • Bentuk jadi persegi panjang dengan ukuran : panjang = 50 cm, lebar = 60 cm, tinggi = 120 cm
  • Beri lem kayu pada masing-masing pojok untuk menutupi celah, perlu di ketahui pada saat menetas jangkrik memiliki ukuran sangat kecil
  • Beri tepian atas segi di dalam dengan lakban coklat... faedahnya agar jangkrik tak bisa merayap selalu ke atas.
  • Jangan sampai lupa untuk kandang kaki dari kandang jangkrik beri tidak sering min 20 cm dan beri mangkuk yang di isi air dan garam, untuk jauhi semut, alternatif lain silahkan beri lem tikus.
Persyaratan lokasi ternak jangkrik :
  • Usahakan lokasi budidaya harus tenang, teduh dan beroleh aliran udara yang baik.
  • Lokasi jauh dari sumber-sumber kebisingan seperti pasar, jalur raya dan lain sebagainya.
  • Tak terkena sinar matahari terik atau terlalu berlebih
  • Jauhi hama pemangsa jangkrik seperti : semut, cecak, laba-laba, ayam, kucing, kadal dan sebagainya.
  • Usahakan lokasi mudah untuk dimonitor masing-masing hari perkandangnya
Tips Budidaya Jangkrik
Langkah menetaskan telur jangkrik

Buat kotak penetasan dengan ukuran P * L * T = 50 cm * 30 cm * 20 cm. kotak ini dapat menaruh 1 (satu) sendok telur jangkrik (di isi kurang lebih 2500-3000 butir).

a. Dengan media kain.

Potong kain dengan ukuran kurang lebih 25 cm * 25 cm, sebentar alat yang digunakan berupa wadah plastik untuk tempatkan kain serta semprotan air memiliki ukuran kecil.
Adapun langkah penetasannya yakni sebagai berikut :
  • Masukkan satu sendok telur dibagian tengah kain lalu atur permukaannya agar rata.
  • Lipat semua sisi kain kebagian tengah dengan bertukaran diawali dari sisi kanan, kiri, atas dan bawah. jangan sampai menekan kain yang dilipat, biarlah agak longgar untuk jalur keluar untuk anak jangkrik yang menetas nantinya.
  • Masukkan kain di isi telur ke di dalam wadah plastik, lalu letakkan wah plastik itu kedalam kotak/kandang.
  • Selama telur belum ada yang menetas lakukan penyemprotan air dengan teratur masing-masing hari agar kain selalu lembab.
  • Telur aka menetas kurang lebih 3-6 hari, tergantung usia si telur
  • Sebelum akan telur menetas biasanya telur bisa berpindah warna jadi kuning kehitaman. untuk memberikan keyakinan pergantian dan kondisi telur, kain di cek masing-masing hari sebelum akan disemprot dengan air.
  • Kain ditutup kembali setelah kontrol.
b. Dengan media pasir.
Penetasan dengan media pasir menggunakan pasir halus dan bersih yang telah diayak. jemur/sangrai agar kuman penyakit yang lain mati sampai media pasir itu jadi steril. masukkan pasir halus tadi kedalam nampan ukuran 15 cm * 20 cm atau dapat sesuai sama dengan ukuran kotak. alat yang lain yakni semprotan air (spray).
Tips Budidaya Jangkrik
Adapun teknik penetasan dengan langkah ini yakni :
  • Taburkan pasir dengan rata di dalam nampan dengan ketebalan 1-2 cm.
  • Taburkan telur jangkrik dengan rata diatas pasir, lalu tutup kembali dengan pasir dengan susunan harus setipis mungkin, asal telur tak tampak dari permukaan.
  • Masukkan nampan plastik kedalam kotak/kandang yang telah dibikin.
  • Semprotkan air masing-masing hari, dan optimis agar medianya selalu lembab.
Perawatan setelah telur jangkrik menetas
Bayi jangkrik yang baru menetas dapat dipelihara di dalam kotak penetasan hingga umur 10 hari. jangkrik kecil ini sangat riskan dengan kondisi lingkungan yang ada, sampai perawatannya harus intensif. apabila tak maka populasinya bisa cepat menyusut. ada beberapa hal yang butuh ditangani setelah telur jangkrik tersebut menetas :
  • Membuat perlindungan kelembaban ruangan.
  • Mencermati pakan nimfa.
  • Berikanlah penghangat.
  • Berikanlah inisial/sinyal
  • Membuat perlindungan kebersihan lingkungan.

Mengatasi telur jangkrik yang baru menetas.
  • Yang benar-benar baik yakni bikin kotak penetasan telur jangkrik, biasanya ukurannya lebih kecil di banding dengan kotak pembesarannya. tentang ini faedah memudahkan pada saat pengontrolan nimfa jangkrik.
  • Membuat perlindungan kelembaban ruangan, optimis ruangan tak terlalu panas dan tak terlalu lembab, untuk kelembaban biasanya berikan beberapa botol kecil yang di isi air dan ditutupi dengan kapas, biarlah kapas itu basah.
  • Mencermati pakan nimfa, optimis nimfa (jangkrik yang baru menetas) beroleh pakan dengan prasyarat : sayuran yang pas dengan usia jangkrik, biasaanya untuk nimfa saya berikanlah (irisan -irisan wortel, pur halus, dan tepung kacang hijau) tinggal dipadukan bertukaran.
  • Berikanlah penghangat, untuk tempat yang dingin waktu malam hari biasanya diberikan lampu pijar 5 watt.
  • Berikanlah inisial/tanda, tentang ini mutlak supaya dapat tahu usia jangkrik sampai dapat cocokkan kapan harus dipanen, pemberian pakan yang cocok pas dengan usianya dan terdapat beberapa lagi faedah yang lain
  • Membuat perlindungan kebersihan lingkungan, optimis pakan yang sudah semakin lebih 1 hari agar di angkat dan di buang dari kandang karena bisa mengganggu perubahan dan kesehatan si jangkrik
  • Jauhi predator, ada langkah'cara-cara untuk jauhi predator/pemangsa misalnya ditutup dengan triplek dan tengahnya diberi area untuk kawat nyamuk yang berguna untuk ventilasi, disetiap kakinya di beri mangkuk yang di isi oli sisa, optimis predator tak dapat memangsa jangkrik.

No comments

Powered by Blogger.